Kumpulan catatan online

Wisata Kawah Ijen

Minggu, 09 Agustus 2015

Wisata Kawah Ijen

Advertisement
Kawah ijen adalah merupakan gunung yang dijadikan tempat penambangan belerang dengan cara tradisional dengan hilir-mudik di arena bekas letusan kawah yang masih aktif. inilah adalah salah satu bentuk keindahan dari alam Indonesia yang boleh dibilang sangat luar biasa dan telah membuat takjub banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Apabila anda mengunjungi tempat ini pada malam hari dapat Anda lihat sebuah danau dengan kawah yang cukup luas yang terlihat sangat menakjubkan bersama api yang mempunyai warna biru dari belerangnya. Gunung ini sering dijadikan tujuan wisata naik gunung oleh para wisatawan dari berbagai negara.

Gunung ini sendiri terletak di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi, Kecamatan Klobang Kabupaten Bondowoso, dan berada di kawasan Wisata Kawah Ijen yang termasuk kawasan Cagar Alam Taman Wisata Ijen. Gunung ini berada pada ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut lebih rendah dari Gunung Bromo dimana dibagian puncaknya merupakan rentetan gunung berapi yang ada di Jawa seperti Merapi, Semeru dan Bromo. Kawah Ijen boleh dibilang merupakan sebuah tempat penambangan belerang terbesar yang berada di Jawa Timur dan dalam proses penambangannya masih secara tradisional. Sumber sublimat belerang di Gunung ini seakan tidak pernah habis  untuk dimanfaatkan sebagai keperluan - keperluan industri kimia serta penjernih gula.  

Kawah Ijen adalah salah satu kawah yang memiliki kandungan asam terbesar di dunia dengan luas kawahnya mencapai 5.466 hektar serta dinding kaldera setinggi 300-500 meter. Kawah yang berada di tengah - tengah kaldera tersebut merupakan kawah yang terluas di Pulau Jawa memiliki ukuran 20 km. terletak di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera. Serta Ukuran kawahnya sendiri sekitar 960 meter x 600 meter. 

Pemandangan dari Kawah Ijen sangat menakjubkan ketika pagi hari, karena adanya pantulan dari caraha matahari membuat kawah ini memancarkan kemilau dengan warna  hijau toska. Air kawahnya yang tenang dan mempunyai warna hijau kebiruan, namun Anda tidak diperkenankan menuruninya di karenakan air kawahnya yang bervolume sekira 200 juta meter kubik itu panasnya mencapai 200 derajat celcius. Derajat keasaman kawah tersebut sangat tinggi mendekati nol sehingga bisa melarutkan pakaian bahkan tubuh manusia dengan cepat.

Dini hari pukul 01.00, saat Matahari belum membiaskan pijarnya menguak keindahan danau kawah ini ada keajaiban lain yang dihadirkan Ijen. Di bawah kawahnya berpijar api biru (blue fire) dari cairan belerang yang mengalir tanpa henti untuk dikeringkan oleh angin kemudian menjadi batu dan dicacah para penambang. Bongkahan belerang tersebut kemudian ditempatkan pada dua keranjang kayu dan dipakul menuruni gunung sejauh 3 km. Bukan beban yang ringan sebab berat keranjang pikul tersebut bisa mencapai 100 kg.

Di tenggara kawah terdapat lapangan solfatara yang merupakan dinding danau Kawah Ijen. Di bagian barat terdapat Dam Kawah Ijen yang merupakan hulu dari Kali Banyupait. Lapangan solfatara Gunung Kawah Ijen selalu melepaskan gas vulkanik dengan konsentrasi sulfur yang tinggi dan bau gas yang kadang menyengat. Dam Kawah Ijen merupakan bagian dari objek wisata menarik tetapi tidak selalu dikunjungi oleh wisatawan dikarenakan jalan untuk menuju ke sana cukup sulit dan sering rusak karena longsor. Dam Kawah Ijen adalah bangunan beton yang dibangun sejak zaman Belanda dan dimaksudkan untuk mengatur level air danau agar tidak menyebabkan banjir air asam. Tetapi bendungan ini sekarang tidak berfungsi karena air tidak pernah mencapai pintu air akibat terjadinya rembesan air danau di bawah dam.